Breaking News
Categories
  • BERITA POLRI
  • Berita se Asia
  • BERITA TNI
  • BERITA UTAMA
  • BREAKING NEWS
  • Business, Article Marketing
  • Business, Careers
  • Business, Sales
  • Business, Small Business
  • Communications, GPS
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • DKI JAKARTA
  • Humas Polda Babel
  • Informasi Kegiatan
  • International
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kota Bitung
  • Kota Sungai Penuh
  • KPU Kota Bitung
  • Malang
  • MANADO
  • Manado Sulawesi Utara
  • Minahasa Utara
  • Mision Day STT Satyabhakti
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Perhimpunan Mahasiswa.Indonesia
  • Perkuliahan
  • Politik
  • Polres Bangka Induk
  • Polres Bitung
  • PROV. ACEH
  • Sosial
  • STT Satyabhakti
  • SULAWESI UTARA
  • Sumatera Utara
  • Sungailiat
  • TNI – POLRI
  • DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Minta Tegas Kejatisu dan Kejari Medan Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dirut RSUD Pirngadi

    Feb 16 202675 Dilihat

    Fokusjurnalis.com, Senin 16 Februari 2026, Kota Medan – Ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumut, Robin Silalahi minta tegas dan serius tangani kasus korupsi Dirut RSUD Pirngadi kota Medan

    Meski Dirut RS Rr Pirngadi kota Medan telah mengundurkan diri, Hinggah saat ini, pihak Kejatisu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, belum juga menetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan.

    Padahal, media telah berulang kali melakukan pemberitaan dugaan korupsi di RSUD dr Pirngadi Medan yang disinyalir melibatkan banyak pihak, diantaranya diduga menjerat Dirut dan Wakil Direktur RSUD Pirngadi.

    Sebelumnya, Dirut RSUD Pirngadi Medan, dr Suhartono, dan Wakil Direktur Pelayanan Medis, drg Afifuddin, kompak meninggalkan ‘kursi basah’ atau mengundurkan diri dari jabatan strategisnya.

    Pengunduran diri kedua petinggi di RSUD dr Pirngadi Medan tersebut, diduga usai diterpa isu kasus dugaan korupsi anggaran dari berbagai proyek di rumah sakit itu. Dimana, kasus dugaan korupsi tersebut saat ini tengah bergulir di Kejari Medan.

    Informasi yang berhasil dihimpun, alasan pengunduran diri Dirut RSUD Pirngadi Medan, dr Suhartono, karena ingin lebih dekat dengan keluarga, lantaran anaknya sedang menempuh pendidikan spesialis di luar daerah.

    Sementara, Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Pirngadi Medan, drg Afifuddin, beralasan ingin melanjutkan pendalaman spesialisasi di bidang kedokteran gigi.

    Pengunduran diri keduanya diamini Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Surya Syaputra Pulungan, pada, Rabu (04/2)) yang lalu. Menurutnya, proses pengajuan secara kepegawaian dan suratnya sedang diproses di BKD.

    Dalam kasus ini, Kejari Medan sudah dua kali melakukan pemanggilan pihak RSUD Pirngadi Medan dalam hal pengumpulan bahan dan keterangan data atau Pulbaket terkait dugaan korupsi anggaran proyek di rumah sakit tersebut.

    Diantaranya, dugaan korupsi anggaran proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) dan obat-obatan serta beberapa proyek lainnya di RSUD Pirngadi Medan. Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat resmi Kejari Medan tertanggal 27 Oktober 2025 dan 6 November 2025.

    Pemanggilan terhadap pihak RSUD Pirngadi Medan tersebut, diamini Kasi Pidsus Kejari Medan, Reza. “Ya bang masih kita mintakan keterangan,” tulisnya saat dikonfirmasi media, Selasa (3/2) lalu.

    Dalam surat itu, Pidsus Kejari Medan meminta yang bersangkutan untuk hadir memberikan keterangan terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Alkes dan obat – obatan RSUD Pirngadi Medan tahun 2024, dengan nilai dugaan kerugian negara dalam perkara ini mencapai miliaran rupiah.

    Pengadaan barang tersebut dilakukan melalui skema e-purchasing, namun dinilai menyisakan banyak kejanggalan, terutama terkait perbedaan harga yang signifikan dibandingkan harga resmi dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

    Salah satu item yang menjadi sorotan adalah pengadaan microscope bedah saraf dengan nilai kontrak mencapai Rp.8,75 miliar.

    Padahal, berdasarkan data pada e-katalog LKPP, harga produk sejenis tercantum sekitar Rp.7,88 miliar termasuk PPN, sehingga terdapat selisih hampir Rp.900 juta dari harga resmi.

    Pengadaan tiga unit patient monitor juga memicu tanda tanya. Dengan nilai kontrak sebesar Rp..705,5 juta, harga per unit mencapai sekitar Rp.235 juta. Sementara pada e-katalog LKPP, harga tertinggi untuk produk sejenis tercatat tidak lebih dari Rp.166 juta per unit.

    Tak hanya soal harga, dugaan kejanggalan juga muncul dari aspek transparansi. Berdasarkan penelusuran pada laman LPSE Pemko Medan, proyek pengadaan bernilai miliaran rupiah tersebut tidak menampilkan identitas penyedia barang, sehingga dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

    Selain tahun anggaran 2024, sorotan juga mengarah pada belanja tahun anggaran 2023. Sejumlah item bernilai miliaran rupiah disebut-sebut menjadi perhatian.

    Diantaranya, pemeliharaan gedung B ruang gizi dan laundry sebesar Rp.1.998.167.000, pengadaan mesin cuci laundry sebesar Rp.1.056.348.582, serta belanja AC beserta perlengkapannya sebesar Rp.2.747.000.000, yang dikabarkan masuk dalam temuan BPK.

    Selanjutnya, pemeliharaan jaringan listrik gedung sebesar Rp.3.357.000.000 dan pengadaan alat kesehatan kebidanan sebesar Rp.6.415.520.000.

    Sementara pada tahun anggaran 2024, dugaan kejanggalan kembali muncul dalam sejumlah kegiatan belanja. Antara lain, belanja pemeliharaan gedung sebesar Rp.2.500.000.000.

    Kemudian, belanja pemeliharaan alat kesehatan sebesar Rp.1.000.000.000, pengadaan bahan medis habis pakai sebesar Rp.6.130.000.000, serta pengadaan obat – obatan sebesar Rp.5.740.000.000.

    Total nilai anggaran dari sejumlah item tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. Namun hingga kini, realisasi fisik pekerjaan dan manfaatnya bagi pelayanan kesehatan masyarakat dinilai belum sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

    Pasalnya, sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah, seluruh proses pengadaan wajib dilakukan secara terbuka dan dapat diakses publik sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

    Dalam kasus ini, Kejatisu dan Kejari Medan didorong segera meningkatkan proses pengusutan dari Pulbaket ke penyelidikan. “Apabila proses penanganan kasusnya sudah di tahap penyelidikan, kita minta segera ditingkatkan ke penyidikan,” desak Ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumut, di Medan, Robin Silalahi Minggu (15/2).

    Robin Silalahi menyebut, dengan mundurnya kedua pimpinan RSUD Pirngadi Medan tersebut maka semakin mempermudah penyidik untuk melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi yang diduga kuat melibatkan keduanya. “Mundur itu keputusan yang tepat, agar lebih fokus,” ujar Robin Silalahi.

    Hingga berita ini dilansir, Dirut RSUD Pirngadi Medan, dr Suhartono, maupun Wakil Direktur Pelayanan Medis, drg Afifuddin, belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya terkait dugaan keterlibatan keduanya atas kasus korupsi di rumah sakit tersebut.

    TIM

    Share to

    Related News

    Warga Minta Turun Anggota DPR RI Komisi ...

    by Sep 12 2026

    Fokusjurnalis.com, BELAWAN, Sabtu 12 September 2026 — Aktivitas pengangkutan dan dugaan penyalahgu...

    Cut & Fill di Seberang TPU Sei Tami...

    by Sep 12 2026

          Fokusjurnalis.Com-BATAM — Aktivitas penggalian dan pengurugan tanah (cut &...

    Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat J...

    by Sep 11 2026

    Fokusjurnalis.com, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanaha...

    Dugaan Langsir Solar Subsidi di Belawan ...

    by Sep 10 2026

    Fokusjurnalis.com, BELAWAN, Kamis 10 September 2026 — Aktivitas pengangkutan dan dugaan penyalahgu...

    Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penet...

    by Sep 10 2026

    Fokusjurnalis.com, Jakarta – Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasi...

    Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas ...

    by Sep 09 2026

    Fokusjurnalis.com, MEDAN UTARA, Rabu 9 September 2026 — Aktivitas yang diduga merupakan penyimpana...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    KPU KOTA BITUNG

    Other News

    Enrichment Perintis-Perintis Kota GSJA 2025: Re...


    Malang dan Surabaya – Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) mengadakan kegiatan Enrichment Perintis-Perintis Kota 2025 yang bertujuan untuk membek...

    04 Mar 2025

    Kadis LH Bolmong Terima Penghargaan Dari Menter...


    Bolmong, Fokusjurnalis – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia menggelar Appreciation Night dalam rangkaian...

    10 Agu 2024

    Menteri Impas Agus Adrianto Minta Para Korban P...


    Fokusjurnalis.com, Senin 6 April 2026, Medan – Agus Adrianto, menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas), pada dugaan Pungutan liar (Pungli) ...

    06 Apr 2026

    Komandan Korem 131/Santiago Tinjau Kegiatan Ser...


      Manada, Fokus Jurnalis — Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip didampingi Kasiren Korem 131/Santiago...

    27 Okt 2024

    Kantor Pertanahan Kota Medan mengimbau kepada m...


    Fokusjurnalis.com, Medan, 6 Desember 2025 – Kantor Pertanahan Kota Medan mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap berita hoax me...

    08 Des 2025

    Kuasa Hukum Keluarga Simon Tudus Sebut Tidak Je...


      Kota Bitung, FokusJurnalis.com — Kuasa Hukum keluarga besar Simon Tudus Jekson Sulangi, SH hadirkan saksi ahli di Pengadilan Negeri/Per...

    09 Apr 2026

    Waaww Sungguh Mantap DIDUGA Kapolres Deli Serda...


    Fokusjurnalis.com, Deli Serdang Senin 8 Juni 2026 – Marak nya judi tembak ikan yang sudah menjamur di Medan dan di Deli Serdang menimbulka...

    08 Jun 2026

    Pimpinan Umum Ferry Mamangkey

    back to top