Breaking News
Categories
  • BERITA POLRI
  • Berita se Asia
  • BERITA TNI
  • BERITA UTAMA
  • BREAKING NEWS
  • Business, Article Marketing
  • Business, Careers
  • Business, Sales
  • Business, Small Business
  • Communications, GPS
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • DKI JAKARTA
  • Humas Polda Babel
  • Informasi Kegiatan
  • International
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kota Bitung
  • Kota Sungai Penuh
  • KPU Kota Bitung
  • Malang
  • MANADO
  • Manado Sulawesi Utara
  • Minahasa Utara
  • Mision Day STT Satyabhakti
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Perhimpunan Mahasiswa.Indonesia
  • Perkuliahan
  • Politik
  • Polres Bangka Induk
  • Polres Bitung
  • PROV. ACEH
  • Sosial
  • STT Satyabhakti
  • SULAWESI UTARA
  • Sumatera Utara
  • Sungailiat
  • TNI – POLRI
  • Dugaan Kuat Penjualan Material Proyek BRT Mebidang di Amplas Disorot, Pengawasan Alat Berat Dipertanyakan

    Agu 29 202622 Dilihat

    Fokusjurnalis.com, MEDAN, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pengelolaan material hasil pengerukan pada proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang di kawasan Flyover Amplas, Medan, menjadi sorotan. Aktivitas pengerukan trotoar di sekitar lokasi proyek pada Jumat (28/8/2026) diduga diikuti pengeluaran dan penjualan material hasil kerukan kepada masyarakat.

    Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan dan tata kelola material di lokasi proyek, termasuk pengoperasian alat berat serta pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas tersebut.

    Berdasarkan penelusuran di lapangan, terdapat informasi yang menyebutkan adanya pihak internal yang mengetahui aktivitas pengelolaan material tersebut. Seorang sumber berinisial A mengklaim, kegiatan pengerukan dan pengelolaan material dilakukan berdasarkan arahan dari pihak yang berada di lingkungan kantor perwakilan proyek di Jalan Gatot Subroto, Medan.

    Namun, informasi tersebut dibantah oleh perwakilan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP berinisial M.

    M menyatakan pihak manajemen tidak pernah memberikan instruksi untuk menjual material sisa pekerjaan proyek kepada masyarakat. Ia menyebut aktivitas tersebut diduga dilakukan oleh oknum yang disebutnya sudah tidak lagi bekerja di perusahaan.

    Perbedaan keterangan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan, terutama mengenai mekanisme pengawasan terhadap alat berat dan material di area proyek.

    Pasalnya, pengoperasian alat berat di kawasan proyek pada umumnya membutuhkan operator, bahan bakar, serta koordinasi dengan pengelola lapangan. Karena itu, perlu dipastikan apakah aktivitas pengerukan tersebut tercatat dalam pekerjaan resmi proyek dan siapa yang memberikan kewenangan pengoperasiannya.

    Selain itu, keberadaan pihak yang disebut bukan lagi karyawan di area proyek juga menjadi persoalan yang perlu diklarifikasi, khususnya terkait sistem keamanan dan pengawasan di lokasi.

    Pengawas Belum Berikan Keterangan.

    Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media berupaya menghubungi pengawas proyek berinisial O melalui nomor kontak yang diberikan oleh M.

    Namun, hingga berita ini diterbitkan, O belum memberikan keterangan resmi mengenai aktivitas pengerukan maupun pengelolaan material di kawasan Depo Amplas tersebut.

    Belum adanya penjelasan dari pihak pengawas membuat sejumlah informasi yang berkembang di lapangan belum dapat diverifikasi secara menyeluruh.

    Karena itu, dugaan penjualan material proyek tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak kontraktor, pengawas proyek, maupun instansi yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap proyek BRT Mebidang.

    PT PP dalam Proyek BRT Mebidang

    Proyek BRT Mebidang merupakan pembangunan sistem transportasi massal yang menghubungkan wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

    Dalam pelaksanaannya, PT PP memiliki peran dalam pekerjaan pembangunan dan penyediaan infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas depo. Kawasan Amplas menjadi salah satu lokasi penting dalam pengembangan sistem BRT Mebidang.

    Dengan nilai dan status strategis proyek tersebut, pengelolaan material hasil pekerjaan semestinya dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. Setiap material yang berasal dari kegiatan proyek juga perlu memiliki pencatatan serta kejelasan mengenai status dan peruntukannya.

    Dugaan penyimpangan pengelolaan material, apabila terbukti, dapat menjadi persoalan serius karena menyangkut tata kelola proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara.

    Masyarakat dan pihak terkait pun diharapkan dapat memperoleh penjelasan terbuka mengenai kronologi aktivitas pengerukan di kawasan Amplas, status material hasil kerukan, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut.

    Dugaan kuat pembiaran dan praktik ilegal dikawasan daerah amplas ini sudah menjadi cerminan buruk bagi pengelola proyek strategis nasional yang sudah didanai oleh negara. Masyarakat beserta awak media mendesak para instansi terkait serta pihak menejemen pusat PT.PP untuk segera turun langsung melakukan evaluasi total serta menindak tegas para oknum yang sudah terlibat di proyek tersebut.

    (Robin/tim)

    Share to

    Related News

    Warga Minta Turun Anggota DPR RI Komisi ...

    by Sep 12 2026

    Fokusjurnalis.com, BELAWAN, Sabtu 12 September 2026 — Aktivitas pengangkutan dan dugaan penyalahgu...

    Cut & Fill di Seberang TPU Sei Tami...

    by Sep 12 2026

          Fokusjurnalis.Com-BATAM — Aktivitas penggalian dan pengurugan tanah (cut &...

    Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat J...

    by Sep 11 2026

    Fokusjurnalis.com, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanaha...

    Dugaan Langsir Solar Subsidi di Belawan ...

    by Sep 10 2026

    Fokusjurnalis.com, BELAWAN, Kamis 10 September 2026 — Aktivitas pengangkutan dan dugaan penyalahgu...

    Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penet...

    by Sep 10 2026

    Fokusjurnalis.com, Jakarta – Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasi...

    Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas ...

    by Sep 09 2026

    Fokusjurnalis.com, MEDAN UTARA, Rabu 9 September 2026 — Aktivitas yang diduga merupakan penyimpana...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    KPU KOTA BITUNG

    Other News

    Enrichment Perintis-Perintis Kota GSJA 2025: Re...


    Malang dan Surabaya – Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) mengadakan kegiatan Enrichment Perintis-Perintis Kota 2025 yang bertujuan untuk membek...

    04 Mar 2025

    Kadis LH Bolmong Terima Penghargaan Dari Menter...


    Bolmong, Fokusjurnalis – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia menggelar Appreciation Night dalam rangkaian...

    10 Agu 2024

    Ketum SPRI Hence Mandagi Jadi Narsum Terkemuka ...


      FOKUSJURNALIS.COM, Jakarta — 19 Juni 2025, Pelatihan penulisan berita dan artikel yang digelar Divisi Humas Polri bersama Human Cap...

    19 Jun 2025

    Setelah Hendry Diusir dari PWI Pusat, Voucke Cs...


    MANADO, Fokus Jurnalis — Setelah Dewan Pers resmi mengusir Hendry Ch Bangun dari kantor PWI Pusat di Jakarta akibat pelanggaran etik berat, ki...

    04 Mei 2025

    Ning Lucy Gelar Roadshow Demokrat di PAC Wonokr...


    Surabaya,Fokusjurnalis.com– Dra. Lucy Kurniasari, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sekaligus anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Parta...

    09 Apr 2025

    Polresta Deli Serdang Gelar Program Jum’at Cu...


    Polresta Deli Serdang Gelar Program Jum’at Curhat Guna Dengarkan Keluhan Dari Masyarakat   DS-FokusJurnalis:Guna mendengarkan Keluhan dan...

    24 Okt 2025

    Perkembangan Penanganan Kasus Tindak Pidana Pen...


    TULUNGAGUNG,FOKUSJURNALIS.COM– Perkembangan Penanganan Kasus Tindak Pidana Pencurian Dengan objek Kendaraan Bermotor yang terjadi di showr...

    28 Feb 2025

    Pimpinan Umum Ferry Mamangkey

    back to top