Fokusjurnalis, Bitung – Adu mulut terjadi di Rusunawa Sagerat Kota Bitung, selang beberapa jam sebelum pelaksanaan pembagian Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada pengungsi Gunung Ruang yang dihadiri dan dibagi secara langsung oleh Pj Bupati Sitaro Joi Oroh, Rabu (30/10/2024).
Menurut keterangan Titi salah satu penghuni rusunawa Sagerat Bitung, persoalan ini berawal dari Oknum Pegawai dengan panggilan sehari-harinya (aba) yang menyuruh salah satu pengungsi, untuk memanggil dirinya dimana panggilan itu berasal dari Sekda Sitaro.
Titi pun bergegas ke lantai dasar dengan maksud untuk memenuhi panggilan Sekda. Setibanya di lantai dasar Titi dijemput oleh Aba, kemudian terjadilah percakapan ringan antara keduanya hingga berujung cekcok.
Titi tidak terima dengan perlakuan Aba, dimana Aba mengancam dirinya untuk tidak mencampuri urusan pengungsi dirusunawa.
“Aba bilang ke saya klo namanya Fery Rotinsulu dari BPBD, tiba-tiba bertanya ke saya “Ngapain ibu disini ibu kan bukan pengungsi, Apa hak ibu menanyakan anggaran, makanan yang kami siapkan tidak layak bagimana?, Hati-hati cari tau tentang anggaran emangnya ibu tau sudah berapa banyak anggaran yang terserap disini? sambil merampas hp milik saya Aba menyuruh saya ambil gambarnya sambil berteriak “kirim, kirim panggil semuanya jangan hanya SCTV bila perlu Indosiar panggil juga Kasat reskrim klo perlu datang kesini saya tidak takut, disitu banyak yang dengar dan saksikan langsung kejadian itu,”pungkasnya.
Terpisah, Aba yang disebut-sebut Titi saat di hubungi lewat WhatsAppnya dengan nomor 08124434XXXX membantah tuduhan Titi atas dirinya.
“justru ibu itu yg sok tau soal anggaran smpai blg anggaran milyaran trus mknan tdk layak, sebaliknya qt tanyakan krna ibu itu bicara soal dana dapur umum k tmn2, smpai blg mknan di dapur umum tdk layak di mkn, maaf pak, tdk layaknya mknan itu dari hal apa..??, maaf, kenapa tdk ditanyakan lgsg ke pemda pak soal anggarannya..?, kan jelas klo mau trnsparan, krna klo ibu titi tanyakan ke kami jelas kami dsni tdk berkompeten utk jwb itu, kami saja melaksanakan tugas utk melayani sebaik mungkin,”tulis Aba di WhatsAppnya.
Ditanya soal pernyataan dimana aba mengancam, menantang dan menyuruh Titi panggil media TV SCTV, Indosiar dan Kasat Reskrim ke rusun, Aba menjawab dengan singkat “tdk ada pernyataan saya sprti itu,”tulis Aba.
Amd
No comments yet.