Fokusjurnalis, Bitung – Warga pengungsi Gunung Ruang meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sitaro agar dapat memfasilitasi warga pengungsi mandiri yang ada di luar Bitung, sehingga mereka bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur tanggal 27 November nanti.
Hal ini disampaikan oleh salah satu warga pengungsi kepada media ini, Warga menuturkan dari 666 wajib pilih sesuai DPT yang di keluarkan oleh KPU Bitung ini, sebagian pemilih masih berada di pengungsian Pineleng, pengungsian mandiri di manado sekitarnya dan ada juga mereka yang masih berada di pengungsian mandiri Tagulandang, Selasa (12/11).
“Kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Sitaro dalam hal ini Pak Pj Bupati, saudara-saudara kami sekarang masih banyak yang tinggal di tempat pengungsian mandiri, tolong fasilitasi agar mereka bisa menyalurkan dan menggunakan hak pilihnya di tanggal 27 nanti,”pinta Warga.
Warga juga berharap, Pj Bupati Sitaro bukan hanya memfasilitasi pengungsi untuk pemilu saja, namun mereka juga menginginkan separuh pengungsi mandiri yang berada diluar agar segera di tarik ke Bitung sehingga mereka bisa kumpul dan tinggal bersama sambil menunggu relokasi ke Bolsel.
“Kami sekarang terpisah, ada yang di Bitung, di manado, Tomohon dan ada juga yang masih di rumah keluarga mereka di Tagulandang. Kami berharap Pak Pj Bupati bisa di menyatukan kami di Bitung sambil menunggu waktunya kami ke Bolsel”harap Warga.
Diketahui, KPU Kota Bitung telah membagikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Lokasi Khusus Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Walikota dan Wakil Walikota Bitung Tahun 2024 sesuai kop Surat MODEL A-KabKo Daftar Pemilih, berlogokan KPU Provinsi/Kabupaten Kota, menetapkan TPS 901, Kelurahan Sagerat Weru Satu Kecamatan Matuari sebagai tempat pencoblosan.
Amd
No comments yet.