Halsel. Fokus jurnalis – Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMMALUT) JABODETABEK, M. Reza A Syadik Menyarankan Benny Laos (BL) mundur sebagai calon Gubernur Maluku Utara (Malut) Jumat, (11/10/2024).
Hal ini mencuat Lantaran BL Polisikan seorang warganya sendiri yang bernama Idawati dari Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, yang mengkritik dan menuding BL melalui video viralnya berdurasi 34 detik.
Dengan dasar Video tersebut BL melapor ke Polres Kepulauan Morotai dengan laporan Polisi nomor: LP/130/X/2024/SPKT/POLRES P. MOROTAI/POLDA MALUT atas tuduhan pencemaran nama baik.
Sikap Calon Gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos yang juga Mantan Bupati Pulau Morotai itu di banjiri berbagai kritikan.
Kritikan pedas datang dari Ketua Umum PB Formmalut Jabodetabek M. Reza A Syadik, Putra asli Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan.
Kata Reza, Benny Laos yang merupakan mantan Bupati Morotai harusnya berjiwa besar dan tidak perlu baper menanggapi bahasa rakyatnya yang berisi kritikan.
“ Sebagai kandidat Gubernur Malut, harusnya menunjukan jiwa pemimpin yang demokratis, mencintai rakyat, meski cacian dan makian seringkali dialamatkan pada penguasa.
“ Rakyat biasanya mengekspresikan amarah dengan cara mereka sendiri, contohnya yang di lakukan oleh Idawati. Hal ini sebenarnya dapat di bendung dengan berbagai cara yang humanis, sambangi, berkomunikasi dengan baik, berikan kehangatan dan santun selayaknya seorang pemimpin yang demokratis, bukan pemimpin yang seenaknya menggunakan kekuasaan jabatannya untuk menindas rakyat,” tegas Reza.
Lebih lanjut kata Reza, Pemimpin itu harus memiliki jiwa yang besar, bercermin pada mantan Presiden ke 6 SBY yang demokratis pada zamanya di maki, dicaci, bahkan disediakan keranda jenazah di gedung DPR-RI dan di bakar fotonya tapi tidak pernah melaporkan Rakyatnya.
“ Sikap Benny Laos menjadi kekhawatiran bagi kelompok intelektual organik, bila di kemudian hari Paslon nomor urut 4 Benny Laos terpilih menjadi Gubernur, tidak menutup kemungkinan Benny Laos akan menggunakan otoritasnya untuk Polisikan rakyat dan aktivis yang mengkritik dan menyampaikan aspirasinya. Mengantisipasi hal itu terjadi di kemudian hari maka, alangkah baiknya Benny Laos mundur saja dari Calon Gubenur Maluku Utara, ” pinta Reza.
Reza juga mengajak seluruh rakyat Maluku Utara terlebih khususnya rakyat kecil, untuk menggunakan hak pilih pada bulan November 2024 nanti dan memilih pemimpin yang tidak alergi terhadap kritikan yang membangun serta punya rasa kemanusiaan yang tinggi terhadap masyarakatnya, tutup Reza. (Fik)
No comments yet.