Fokusjurnalis.com, Senin 19 Januari 2026 Sumatera Utara – Seorang kepala daerah di Provinsi Sumatera Utara DIDUGA mabuk – mabukkan sehinggah membuat keributan di sebuah cafe dan resto di Kota Medan. Kejadian ini sungguh sangat memalukan insiden pada tanggal 7 Desember 2025 yang lalu, tepatnya di kawasan Medan Polonia.
Telah beredar dan viral informasi, Bahwasanya pejabat yang ribut tersebut merupakan seorang bupati terkenal dan ternama dan sudah pernah menjabat sampai dua periode.
Keributan yang telah terjadi didalam sempat membuat para pengunjung lainnya ketakutan. Lantaran seorang kepala daerah tersebut sempat melakukan untuk melempar botol minuman hinggah pecah.
Mendengar adanya suara keributan didalam pihak keamanan langsung tiba di lokasi untuk segera mengamankan keributan tersebut. Awal mulanya rombongan bupati tersebut duduk santai sambil meminum – minuman keras.
Namun, Tiba – tiba suasana di lokasi nongkrong itu berubah menjadi saling mengumpat satu sama yang lain.
Pasca kericuhan ini, Awak media mencoba untuk menelusuri lokasi dan kronologis keributan yang melibatkan bupati tersebut.
Benar saja, salah seorang pegawai tempat hiburan malam telah mengakui bahwasanya telah terjadi suatu keributan pada 7 Desember 2025. Namun secara jelasnya, Ia tidak mengetahui siapa yang bertengkar pada malam itu.
“Memang benar ada keributan kecil pada 7 Desember 2025. Namun secara jelasnya, Ia tidak mengetahui siapa yang bertengkar pada malam itu.
Memang benar ada keributan kecil pada 7 Desember 2025 yang lalu, Kalau tidak salah saya itu kejadian terjadi pada pukul 23:00 Wib malam. Tetapi saya tidak tahu siapa yang ribut oknumnya. Cuman keributan kecil saja dan sudah selesai juga pada malam itu, Kata pegawai yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan.
Sehari setelah keributan, Beberapa oknum mengaku sebagai aparat mendatangi lokasi tersebut. Kedatangan oknum aparat ini untuk segera meminta pihak manejemen tempat hiburan malam tersebut agar segera untuk menghapus rekaman CCTV.
Rekaman diminta untuk segera dihapus agar tidak terjadi adanya barang bukti, Bahwasanya seorang kepala daerah meminum – minuman keras sampai memabuk dan berujung membuat keributan.
Selain itu, Rekaman CCTV tersebut yang dihapus ini juga dapat menimbulkan permasalahan besar bagi karir politiknya yang dinilai saat ini akan tampil di partai politik.
Awak media ini mencoba untuk konfirmasi bupati tersebut. Berulang kali menghubunggi panggilan telepon dan mencoba untuk Chat Via Whats App, Alhasil awak media tidak membuahkan hasil untuk di konfirmasi.
Dilain tempat awak media ini juga mencoba konfirmasi melalui Chat Whats App kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perilaku anggotanya yang tidak baik untuk dicontoh, Sangat disayangkan konfirmasi awak media ini kepada Gubernur Sumatera Utara tidak membuahkan hasil, Sehinggah awak media ini mengirim rilis berita ini ke meja redaksi agar segera ditayangkan dan diketahui oleh Presiden Republik Indonesia
PENULIS:ROBIN SILALAHI / TIM SERATUS MEDIA
No comments yet.