Malang, 18 Mei 2024 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Satyabhakti Malang kembali mengadakan acara serah terima jabatan (sertijab) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari pengurus periode 2024–2025 kepada pengurus baru periode 2025–2026.
Acara ini dilangsungkan di Kapel Aletheia, lantai 3 kampus STT Satyabhakti, pada 17 Mei 20205, pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan dibuka oleh ketua BEM yang masih berjalan, Welle Yosua, dengan menyampaikan tujuan dari kegiatan ini. Selanjutnya, doa pembuka yang dipimpin oleh Christian Inarkombu, yang pernah menjabat sebagai ketua Bem pada periode 2023–2024.
Dalam sambutannya, Waka III. Posuka Loke, mengingatkan kembali prinsip-prinsip dasar pelayanan Kristen yang bersumber dari 1 Timotius dan Kisah Para Rasul 6:1–7.
Beliau menekankan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan belas kasihan, memperhatikan kebutuhan-kebutuhan praktis, dan selalu bergantung pada Roh Kudus. “Seorang pemimpin harus menjadi model, diuji terlebih dahulu, dan bukan orang sembarangan,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan khusus bagi para pengurus BEM yang telah purna tugas, “Anda bukan sekadar menjalankan jabatan, tetapi telah dipanggil untuk melayani.
Terima kasih untuk kesetiaan kalian.” Tak lupa, beliau juga mengajak seluruh komunitas kampus untuk terus mendukung para pemimpin mahasiswa yang baru, baik dalam doa maupun kerja sama.
Laporan Program Kerja BEM 2024–2025
Wakil Ketua BEM 2024–2025, Yusak Setiawan, menyampaikan laporan program kerja selama satu tahun kepengurusan. Pada semester pertama, kegiatan utama yang dilakukan antara lain:
- SLBC (Servant Leader Booth Camp) – Program orientasi mahasiswa baru dengan tema Kerendahan hati, Inisiatif, dan Spiritualitas. Nilai-nilai seperti keterbukaan, pelayanan sebagai kehormatan, dan pentingnya inisiatif ditanamkan sejak dini.
- Lomba Badminton dalam ajang PERSETIA – Mewakili STT Satyabhakti di tingkat nasional dengan tema “Digital Teologi”.
- Acara Tutup Tahun Mahasiswa Asrama – Membangun relasi tanpa sekat antar angkatan.
- Kerja Bhakti – Menumbuhkan semangat gotong royong.
Namun, Yusak menjelaskan bahwa minimnya hari libur di semester pertama menjadi tantangan besar sehingga program-program lain tidak dapat terlaksana optimal.
“Kami tidak ingin menambah beban mahasiswa dengan banyak kegiatan di waktu libur yang terbatas,” ujarnya.
Di semester kedua, kegiatan yang berhasil dilaksanakan antara lain:
- Senam Pagi
- Ibadah Imlek
- Valentine dan Pemilihan BEM Baru
- Satyabhakti Mission Day
- Satyabhakti Cup
- Nonton Bersama (Magenta)
- Ibadah Perpisahan Gaudete
- Kerja Bhakti
Beberapa program yang tidak dapat dijalankan adalah kegiatan 17 Agustus karena berbenturan dengan pelayanan akhir pekan dan kegiatan PERMASTI yang belum terwujud.
Program Kerja BEM 2025–2026
Pengurus BEM yang baru menyampaikan program kerja unggulan mereka, antara lain dua program rutin setiap bulan:
- Birthday Gift – Memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berulang tahun setiap bulannya.
- Satyabhakti Go Green – Meningkatkan kesadaran lingkungan dengan gerakan memilah sampah sesuai jenisnya.
Adapun program semesteran mereka meliputi:
Semester Ganjil:
- Agustus: SLBC dan Lomba 17-an
- September: Webinar “Penulisan Karya Ilmiah”
- Oktober: Peringatan Hari Batik Nasional dan Bulan Bahasa
Semester Genap:
- Januari: Fellowship Keluarga Satyabhakti
- Februari: Ibadah Imlek dan Valentine
- Maret: Pertandingan Persahabatan antar-STT
- April: Peringatan Hari Kartini
Apresiasi dan Harapan
Hanny Kurniawan, selaku konsultan BEM, turut memberikan apresiasi kepada BEM yang lama dalam bentuk sertifikat dan souvenir.
Ia menyatakan bahwa laporan program kerja, baik yang sudah maupun belum dikerjakan, menunjukkan pertanggungjawaban yang baik dan dapat menjadi pembelajaran bagi pengurus selanjutnya.
“Wakil Ketua III juga menyampaikan bahwa peran BEM sangat membantu pelayanan kampus. Jika semua harus ditangani sendiri oleh pihak kampus, tentu tidak akan mampu,” Posuka Loke.

Penutup acara diisi dengan doa bersama dan penyerahan simbolis berupa kunci ruang BEM dan berkas-berkas penting kepada pengurus baru. Dalam refleksi akhirnya, konsultan BEM menekankan bahwa kegiatan sertijab ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi momen penting untuk belajar berorganisasi secara menyeluruh.
“Kita semua yang hadir di sini adalah calon pemimpin hebat di masa depan,” pungkas Konsultan BEM, menutup dengan harapan besar bagi seluruh komunitas STT Satyabhakti.
Penulis: Gabrella T. M. Harianja
No comments yet.